Dibuka Steve Kepel, Sidang Tahunan KGPM di Kapoya Berlangsung Sakral

Minsel, Viralberita.net – Sidang Tahunan KGPM yang berlangsung meriah di desa Kapoya kecamatan Suluun Tareran kabupaten Minahasa Selatan pada Rabu (26/02/2025).
Gembala Frans Tijow memberikan sambutan yang penuh semangat dan penghargaan kepada semua pihak yang terlibat. Kegiatan ini melibatkan kerjasama antara berbagai instansi, termasuk seluruh kepala dinas dan badan di Minahasa Selatan, yang telah memberikan dukungan nyata untuk pelaksanaan acara.
Beliau juga mengungkapkan rasa salut dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. Ia mengajak seluruh peserta untuk memberikan aplaus kepada pemerintah daerah atas dedikasi mereka dalam mendukung acara ini.
“Luar biasa, salut dan apresiasi untuk Pemkab Minsel,” ujarnya.
Tijow juga menyoroti kontribusi nyata dari camat dan hukum tua setempat, yang telah berperan aktif dan juga penyedia air bersih bagi peserta melalui bantuan Damkar.
“Kami melihat langsung di lapangan, mereka memfasilitasi air bersih untuk digunakan oleh peserta,” tambahnya.
Dalam sambutannya, juga menyampaikan rasa haru dan bangga atas kehadiran Sekretaris Umum PGI dan unsur PGI lainnya di acara ini. Ia menekankan bahwa meskipun acara ini diadakan di desa kecil, semangat dan keberanian panitia dalam menyelenggarakan acara ini sangat besar.
“Selamat datang, Pak Pendeta. Kami haru dan bangga,” katanya.
Kegiatan Sidang Tahunan KGPM tersebut diketuai oleh Pnt. Franky Donny Wongkar SH yang juga adalah bupati kabupaten Minahasa Selatan (Minsel)
Perwakilan pemerintah Provinsi Sulawesi Utara turut hadir Sekretaris Steve Kepel yang juga membacakan sambutan Gubernur Sulawesi Utara Mayjen (Purn)Yulius Selvanus Komaling.
Dalam sambutan tersebut, Gubernur menyampaikan selamat mengikuti sidang serta terima kasih atas doa yang disampaikan para gembala pucuk pimpinan serta jemaat KGPM yang hadir.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemukulan tetengkoren sebagai tanda dibukanya seluruh kegiatan sidang dengan di suguhkan permainan musik bambu dan Kolintang sebagai salah satu budaya Sulut.
(You)